Serba-serbi Kosakata Bahasa Indonesia

Akibat suntuk revisian skripsi, dibarengi rasa ingin tahu dan terutama iseng, saya tertarik untuk mencari tahu fakta-fakta mengenai kosakata bahasa Indonesia. Fakta-fakta ini saya sarikan dari dataset leksikon kata dasar dalam KBBI yang didapat secara gratis dari laman github andrisetiwan. Olah data saya lakukan dengan Stata 13 terutama dengan fungsi-fungsi string.

Laman ini akan selalu saya perbarui jika iseng saya kumat. Selamat menikmati.

Continue reading

Advertisements

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Mengapa Kurva MC Memotong AC di Titik Minimum? Penjelasan Intuitif

Sebelumnya saya menulis tentang penjelasan matematis mengenai mengapa kurva MC memotong AC di titik minimum di sini. Berdasarkan statistik kunjungan, ternyata pos tersebut adalah salah satu pos paling banyak dicari di blog ini. Karena itu, saya akan memberikan penjelasan singkat yang lebih intuitif atas hal ini, karena penjelasan matematis itu saya kira tidak banyak menjawab rasa penasaran kita. Mari.

average-and-marginal-cost-5

Langkah pertama dalam memahami hal ini adalah menyadari bahwa kurva MC memotong kurva AC di titik minimum disebabkan karena jika MC lebih kecil dari AC maka AC turun, dan jika MC lebih besar dari AC maka AC naik. (Sehingga tentu saja jika MC sama dengan AC, AC tidak lagi turun dan belum juga naik, dengan kata lain, di titik minimumnya).

Nah mengapa hal itu bisa terjadi? Kita harus ingat arti MC dan AC. MC adalah biaya tambahan sementara AC adalah biaya rata-rata. Ketika tambahan lebih besar dari rata-rata, rata-rata akan terdongkrak naik. Sebaliknya, jika tambahan lebih kecil dari rata-rata, rata-rata akan terseret turun.

Agar makin mudah dipahami, bayangkan ada sepuluh anak yang rata-rata tingginya adalah 170 cm. Jika ada anak ke sebelas masuk ke situ dan tingginya kurang dari 170 cm, ia akan menyebabkan rata-rata tinggi menjadi kurang dari 170 cm. Sementara itu, jika si anak ke sebelas memiliki tinggi lebih dari 170 cm, tentu rata-rata tinggi dari sebelas anak itu menjadi lebih dari 170.

Nah, saya kira sampai di sini sudah sangat jelas.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Mengapa perusahaan tetap berproduksi ketika mendapatkan laba normal?

Ketika melakukan analisis mengenai perilaku produsen dalam pasar persaingan sempurna, dikatakan bahwa dalam jangka panjang perusahaan hanya akan mendapatkan laba normal alias tidak untung dan tidak rugi. Pernahkah terbersit di pikiran kita, “Mengapa perusahaan tetap mau berproduksi walaupun tidak mendapatkan untung?” Continue reading

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Megatruh

Abot rasa mikir mikul urip ingsun
Kuciwa mring aku iki
Wis cepak tandha matiku
Manungsa sing tanpa aji
Tilas rereged kang asor

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Dalam Tenang

dalam tenang itu bersemayam risau yang padam
mendingin bersama malam yang berlalu saja
tak sudi ia sepertinya menoleh pada kita
pada tangkai-tangkai kering yang berserak di rimbanya

detik jam kini tak pernah mengusik tidur
karena waktu sudah membebaskan kita dari jeratnya
meninggalkan kita yang ada namun tiada
menyatu semesta, menyatu semesta

Leave a comment

Filed under Uncategorized